.:: RSUD Kab. Lombok Utara ::. AYO LINDUNGI ANAK KITA DENGAN IMUNISASI MEASLES RUBELLA!
AYO LINDUNGI ANAK KITA DENGAN IMUNISASI MEASLES RUBELLA!
Oleh dr. Melissa Ronaldi RSUD Kabupaten Lombok Utara

Measles (campak) dan Rubella (campak Jerman)  merupakan penyakit infeksi menular melalui saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus. Campak memiliki 3 stadium gejala klinis yaitu stadium prodromal dimana anak akan mengeluh demam, mata merah, dan batuk pilek, kemudian diikuti dengan stadium erupsi dimana demam anak akan turun dan diikuti dengan munculnya ruam kemerahan dari belakang telinga menyebar ke wajah, badan, lengan dan kaki. Ruam kemerahan akan berubah menjadi berwarna hitam dan mengelupas, ini sebagai tanda stadium akhir yaitu stadium penyembuhan.

Rubella memiliki gejala yang sama dengan campak seperti demam, batuk pilek, mata kemerahan dan muncul ruam kemerahan pada seluruh tubuh. Namun yang membedakan dengan campak, anak dengan rubella akan ditemukan pembesaran kelanjar getah bening dan pada anak yang lebih besar ditemukan nyeri pada persendian.

Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti infeksi telinga tengah, diare, radang paru-paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan hingga kematian. Sedangkan Rubella merupakan infeksi yang ringan pada anak namun pada ibu hamil yang terkena saat trimester pertama dapat menyebabkan kecacatan pada bayi yang dilahirkan hingga menyebabkan keguguran. Kecacatan pada bayi yang dilahirkan dikenal dengan Sindroma Rubella Kongenital yang dapat menyebabkan kelainan pada jantung, mata, telinga dan gangguan dalam perkembangan anak. Tidak ada pengobatan untuk penyakit MR, namun dapat dicegah dengan imunisasi.

Tujuan dari imunisasi adalah untuk membentuk kekebalan tubuh secara pasif sehingga tubuh akan menjadi lebih kuat dan tidak mudah terinfeksi. Imunisasi aman diberikan kepada anak kita karena setiap vaksin yang diberikan merupakan rekomendasi oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan mendapatkan ijin dari Badan POM. Hal ini pun didukung oleh Fatwa Majelis Umum Indonesia (MUI) nomer 4 tahun 2016 yang menjelaskan bahwa imunisasi pada dasarnya diperbolehkan sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.

Vaksin MR aman diberikan kepada anak. Vaksin MR merupakan vaksin hidup yang dilemahkan yang diberikan secara subkutan dengan dosis 0,5 ml. Setelah diberikan vaksin, dapat terjadi demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat bekas suntikan. Namun Anda tidak perlu khawatir karena ini merupakan respon tubuh untuk membentuk daya tahan tubuh baru, hal ini akan menghilang dalam 2-3 hari. Kejadian pasca imunisasi yang serius dapat terjadi namun jarang.

Pemerintah sejak tahun lalu sedang melaksanakan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR). Kampanye ini merupakan imunisasi secara massal tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. Imunisasi MR diberikan pada anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun selama masa kampanye. Setelah masa kampanye imunisasi berakhir, berdasarkan jadwal imunisasi rutin, imunisasi MR diberikan pada anak usia 9 bulan, 15 bulan dan anak SD kelas1/sederajat. Imunisasi MR ini diberikan gratis, tidak dipungut biaya apapun.

 

Kampanye imunisasi MR dilaksanakan selama Agustus – September 2017 untuk wilayah Jawa dan Agustus – September 2018 untuk wilayah di luar pulau Jawa, termasuk pulau Lombok. Pada bulan Agustus, imunisasi MR diberikan untuk Anak Usia Sekolah di sekolah-sekolah (SD/MI/ Sederajat, SMP/MTS/sederajat), dan pada bulan September diberikan di Posyandu, Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan lainnya untuk bayi dan anak yang belum bersekolah dan anak usia sekolah yang tidak bersekolah.

Oleh sebab itu, mari kita lindungi anak kita dari penyakit berat dan kecacatan menetap yang dapat mengancam jiwa mereka dengan ikut serta dalam imunisasi MR di sekolah maupun fasilitas kesehatan terdekat. Mencegah lebih baik daripada mengobati.


Copyright © 2019. RSUD Kab. Lombok Utara | Online: 1 | Hits: 33 / 28130